[Info] Fantasy Giveaway dari @BiondyAlfian


ALPHA by Nathalia Theodora

SPORA by Alkadri

GERBANG TRINIL
by R. Elyta & S. Fatar





Merasa familiarkah dengan sampul-sampul novel di atas? Bagi penikmat cerita fantasi (dan Sci-fi), mungkin sudah sering lihat cover novel ini mejeng di mana-mana. Tapi, sudahkah kalian membaca novel-novel ini. Jika belum, ini kesempatan kalian untuk mendapatkan novel-novel itu secara gratis. Untuk tahu lebih banyak tentang isi novel-novel itu, silakan klik caption dari setiap fotonya.

Tertarik? Kalau tertarik dan ingin dapat novel-novel itu secara gratis, bisa ikutan giveaway yang diadakan oleh @BiondyAlfian di sini: March Giveaway: Fantasy.

Selamat mencoba, semoga beruntung.

[REVIEW] SPORA



Sumber gambar klik di sini

Judul               : SPORA
Penulis             : Alkadri
Penyunting      : Dyah Utami
Sampul            : Fahmi Fauzi
Penerbit           : Moka Media
Halaman          : 238 + vi
Tahun cetak     : Oktober 2014

Spora bercerita tentang teror di sebuah sekolah yang disebabkan oleh sebuah jamur jahat yang sengaja diimpor dari hutan tropis di Brazil. Kematian demi kematian dimulai begitu tim KIR sekolah pulang dari sebuah konferensi ilmiah di Brazil dan beberapa oknum membawa spora jamur dari negara itu ke Indonesia. Tanpa sengaja, seorang anak KIR menemukan spora jamur itu dan membukanya hingga tersebar dan menginfeksi seluruh sekolah.
Alif, seorang anggota OSIS sekolah yang selalu berangkat sekolah paling pagi menemukan sesosok mayat di lapangan basket dengan kondisi yang mengerikan, kepala pecah berkeping-keping. Kematian demi kematian mengikuti setelah itu, dan sialnya selalu Alif yang menemukan untuk pertama kalinya, hingga polisi sempat mencurigai Alif terlibat dalam rangkaian kematian mengerikan itu. Bagaimana nasib Alif dan seisi sekolah selanjutnya? Silakan baca sendiri novel dengan cover memukau ini.
Oke, sebelum saya mulai spoiler, sebaiknya saya mulai saya racauan tidak jelas yang dengan pongahnya saya juduli review ini. Saya tidak pernah punya gaya atau patokan tertentu untuk mengulas sebuah buku, tapi untuk novel ini saya ingin memecahnya menjadi beberapa bagian hehehe~

[Review] Gadis 360 Hari yang Lalu


Judul               : Gadis 360 Hari yang Lalu
Penulis             : Sayfullan, dkk.
Penerbit           : deTEENs (Diva Press Group)
Tebal               : 376 Halaman
Tahun terbit     : Juni 2014

"Gadis 360 Hari yang Lalu" adalah kumpulan cerpen karya alumnus terpilih #KampusFiksi angkatan 1-5 yang dikumpulkan dalam #KampusFiksiEmas. Banyak penulis dalam antologi ini yang sudah melahirkan novel pribadi, sebagian besar, setahu saya.
Saya ngasih 3.5/5 sebenarnya, tapi saya bulatkan ke atas menjadi 4 di goodreads.com.
Cerpen-cerpen yang ada di antologi Gadis 360 Hari yang Lalu ini memiliki satu kesamaan, yaitu mengangkat kearifan lokal dari sudut-sudut wilayah Indonesia. Beberapa tempat mungkin sudah cukup dikenal, tapi beberapa tempat mungkin sangat baru bagi pembaca. Oke, tanpa berpanjang-panjang lagi, mari kita mulai komentar-komentar tentang kumcer ini...

[Review] Immortality of Shadow



Judul               : Immortality of Shadow: Ratapan Kematian di Boonville
Penulis             : E. Rows
Penerbit           : Diva Press    
Tebal               : 263 Halaman
Tahun Cetak    : September 2014

3/5 untuk novel ini: ☼☼☼
Ini adalah novel horor pertama yang saya baca. Saya tidak pernah tertarik untuk membaca novel horor, karena saya tergolong orang yang anti horor (ngaku aja penakut, hehehe...). Tapi, karena novel ini adalah oleh-oleh dari ajang #KampusFiksi9, maka tetap saya lahap novel ini, meski bacanya hanya kalau siang hari, hehehe...
Untungnya *napas lega* novel ini nggak serem-serem amat :v
Secara keseluruhan, premis novel ini sudah sering saya temui di beberapa film horor barat yang sempat saya tonton. Tentang sekeluarga yang pindah ke sebuah rumah angker yang menyimpan masa lalu kelam, dan mulai mendapat teror dari 'penghuni' rumah itu. Ya semacam itulah.
Oke, langsung saja kita mulai review nggak jelas ini.

[Cerpen] Ayo Menikah, di Akhirat


Naskah ini adalah naskah yang saya tulis ketika mengikuti acara #KampusFiksi angkatan IX hari Sabtu dan Minggu (27-28 September 2014) kemarin. Tulisan ini dibuat dalam salah satu acara, yaitu Praktik Menulis selama 3 jam. Para peserta diwajibkan menulis sebuah cerpen sepanjang 4-5 halaman A4 (font TNR 12, margin 4-4-3-3, spasi ganda) dengan tema yang telah ditentukan. Tema yang diberikan oleh mentor saat itu adalah "Jodoh Pasti Bertemu" *puter backsound lagunya Afgan* :D.
Dan, inilah cerpen yang berhasil saya tulis dalam dua jam itu. Cerpen ini saya upload dalam bentuk aslinya (tanpa edit), jadi masih ada banyak sekali kesalahan yang baru keliatan setelah diulas oleh mentor dan Pak Edi.
Maka, tanpa berpanjang lebar lagi, monggo dinikmati cerpen dadakan ini. Boleh juga, lho, dikomentari. 
O, iya. Meski judulnya kayak gitu, ini bukan cerpen religi, lho...

______________________________________________________________________________
Ayo Menikah, di Akhirat
oleh Mahfudz Asa

“Sudah dapat?”
Aku benci setiap kali ibu memulai obrolan meja makan dengan kalimat itu.
“Belum,” jawabku, kualihkan pandangan darinya. Aku tiba-tiba berpura-pura sangat tertarik dengan makanan di depanku. “Belum ada yang menarik.”